Dalam Pembaringanku Sendiri

 

Aku terbungkus kain putih yang suci

Dari ujung kepala hingga ujung kaki

Gelap dalam  pembaringanku sendiri

Tidak ada jalan  kemanapun bagiku disini

 

Makhluk dari cahaya dalam perjalanannya

Mereka akan bertanya kepadaku

Apakah aku mengenal Rabbku?

Apakah aku mengenal Nabi-Nya?

 

Apakah aku berada di jalan yang benar?

Ataukah aku selalu dalam kesesatan?

Benarkah aku takut kepada Allah?

Apakah aku ikhlas ketika beribadah?

 

Apakah aku menghabiskan waktuku dengan merenung?

Memikirkan tentang kehidupan berikutnya

Apakah aku cukup membaca Qur’an?

Mencintai setiap kalam-kalam-Nya

 

Aku terbungkus kain putih yang suci

Dari ujung kepala hingga ujung kaki

Aku menunggu makhluk dari cahaya

Takdirku yang tidak aku tahu

 

Apakah shalatku telah khusyu’?

Ataukah hanya gerakan tak bermakna?

Apakah aku sudah cukup memohon?

Apakah aku telah berdo’a kepada-Nya?

 

Apakah aku telah berbuat sesuatu di dunia?

Memperhatikan si miskin

Pernahkah aku berpikir untuk saudaraku

Yang kurus dan tak berlemak

 

Pernahkah aku menangis untuk saudariku?

Yang berjuang keras memakai khimar

Aku benar-benar beruntung

Apakah aku benar-benar bersyukur?

 

Aku terbungkus kain putih yang suci

Dari ujung kepala hingga ujung kaki

Makhluk dari cahaya menuju kemari

Ada yang ingin mereka ketahui

 

Diterjemahkan secara bebas dari Puisi ummu junayd

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: